Tips Memilih Material Pondasi

Sabtu, 22 September 2018 16:27:12 - oleh : admin
Rating: 3.4/10 (33 votes cast)

     masih bingung mau memilih bahan material untuk bangunan rumah anda? silahkan baca dulu artikel ini. Jenis pondasi yang biasa digunakan untuk rumah tinggal adalah ponasi setempat, pondasi batu (batu kali dan batu gunung), pondasi foot plat (pondasi telapak), pondasi rollag ( pondasi dangkal ), dan pondasi sumuran.

 

     Secara geologi pengertian dari batu adalah benda padat yg terbuat secara alami dari mineral atau mineraloid. lapisan luar padat bumi, litosfer terbentuk dari bebatuan. 

 

    mengenal beberapa jenis batu untuk pondasi, sebagai berikut:

1. Batu Bulat

     Jenis batu bulat sangat mudah dijumpai di setiap tempat karena berasal dari kali (sungai) ataupun dari pegunungan. Batu bulat tidak berbentuk bulat sempurna. batu bulat memiliki warna abu-abu kehitaman.

     Batu jenis ini memiliki kualitas standar untuk digunakan sebagai bahan material untuk pondasi. biasanya memiliki ukuran sekitar 25cm, namun batu kali biasanya memiliki lumut pada bagian permukaan yang harus dilakukan pembersihan dahulu dengan cara penyikatan sebelum digunakan untuk pondasi bangunan. karena jika tidak, lumut yg menempel pada permukaan batu akan mengeringdan memberikan jarak terhadapsemen setelah dilakukan proses pemasangan. artinya, dapat mengurangi kekuatan dari pondasi itu sendiri. 

     Dikarenakan bentuknya yg bulat, kekuatan cengkeraman batu ini tidak bagus. jadi pilihlah batu yang memiliki kekerasan yg baik, bersih, dan tidak mudah hancurdengan ukuran yg sedang (lebih kecil dari ukuran bola voli), dan pastinya harga batu ini relatif terjangkau.

 

     Teknik pemasangan pondasi batu kali dikombinasikan dengan teknik pemasangan strauss pile / bor pile, beton cakar ayam, mampu menahan goncangan ketika adanya getaran dari dalam tanah ataupun getaran yg dihasilkan lingkungan sekitar. selain itu kekuatan sebuah pondasi juga bertujuan untuk mengamankan kekokohan berdirinya suatu bangunan.

 

Hasil gambar untuk batu kali

 

2. Batu Pecah atau Batu Belah

     Batu pecah atau batu belah berasal dari batu bulat kali (sungai) dan pegunungan yang berukuran besar yg telah memalui proses pemecahan dan menjadi bongkahan-bongkahan yg tidak terlalu besar. untuk material pondasi pilihlah batu pecah yang memiliki kekerasan yg baik, padat, dan tidak lapuk (mudah hancur).

     Batu jenis ini sangat baik untuk bahan utama pondasi dikarenakan bentuknya sehingga memiliki daya cengkeram yg kuat satu sama lainnya.  meskipun harganya lebih mahal dari batu bulat tetapi kualitasnya jauh lebih baik. 

 

Gambar terkait

 

 

3. Batu Karang 

     Batu Karang berasal dari daerah pantai atau laut. biasanya berwarna putih kekuningan namun ada juga yg berwarna kehitaman. batu karang yg baik untuk material pondasi adalah yg kuat, bersih, serta tidak memiliki garis kelapukan. sebaiknya gunakan batu karang yg sudah melalui proses pemecahan karena batu karang yg sudah melalui proses pemecahan akan sangat baik daya ikatnya ketika dijadikan material pondasi. karena ujung-ujungnya telah meruncing. akan tetapi harga batu karang lebih mahal dari pada batu belah ataupun batu kali dikarenakan jumlah material tidak sebanyak batu belah ataupun batu kali. dan biasanya hanya ada di daerah dekat pantai.

 

Salam Pasir Lumajang

UD.Putra Bumi

Supplier bahan bangunan, material alam dan bata ringan.

Pasir Lumajang, Pasir Pasuruan, Batu split, Batu pondasi, Sirtu urug, Bata merah, Bata ringan, Bata pres, dll

Hubungi Roy Krisnoatmodjo di 081234555590

 

Gambar terkait

 

Gambar terkait

 

 

Versi cetak

Artikel Terkait