Cara Konvoi Motor yang Baik

Kamis, 13 Oktober 2016 13:47:30 - oleh : admin
Rating: 3.6/10 (137 votes cast)

Hasil gambar untuk komunitascb150r surabaya

 

Walaupun pekerjaan saya sebagai Supplier pasir lumajang, tapi saya punya hoby Touring untuk mengihalngakn penat karena kesibukan pekerjaan. Kali ini saya masih mengupdate artikel dalam kategori biker's/otomotif. 

Berkendara secara konvoi tentunya berbeda dengan berkendara sendirian, perlu adanya persiapan yang matang. Dalam kegiatan perjalanan bersama dengan sepeda motor untuk menempuh jarak yang cukup jauh, ada beberapa hal yang paling tidak harus diketahui oleh seluruh peserta touring. Hal tersebut antara lain:

 

1. Persiapan yang matang. berkendara secara konvoi itu berbeda dengan berkendara perseorangan. perlu adanya persiapan yang matang seperti memeriksa kondisi motor secara keseluruhan, membawa perlengkapan seperti tool kits jika suatu saat ada trouble di jalan. serta isi penuh bahan bakar agar tidak terlalu sering rest sehingga banyak membuang waktu.

 

Hasil gambar untuk komunitascb150r surabaya cek motor

 

2. Datang On Time, jangan biasakan menjadi biker jam karet. Datanglah sesuai dengan jadwal yang ditentukan, minimal satu jam sebelum berangkat untuk istirahat, persiapan dan briefing. karena petugas touring pasti sudah menghitung jam berangkat, rest, hingga sampai di lokasi.

 

Hasil gambar untuk komunitascb150r surabaya

 

3. Menempatkan para pemula (newbie) dan peserta yang berboncengan di barisan depan dibelakang RC (Road Captain).

 

Hasil gambar untuk komunitascb150r surabaya cek motor

 


4. Wajib mengenali peserta lainnya terutama di depan dan belakang kita berikut petugas rombongan agar tetap berada dekat dengan peserta lainnya ketika berada di jalan. dan mengetahui jika ada teman yang trouble atau tertinggal.


5. Berkoordinasi terlebih dahulu karena konvoi adalah berkendara bersamaan. mengerti rute atau peta jalur yang akan dilewati, serta pemberhentian yang telah dijadwalkan.


6. Tidak dalam pengaruh alkohol, obat-obatan terlarang, tidak sedang mengkonsumsi obat yg dapat menyebabkan mengantuksehingga membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

 

Hasil gambar untuk no alcohol drugs sign

 

7. Konvoi selalu diusahakan di jalur kiri jalan.


8. Kecepatan disesuaikan dengan kondisi jalan (maksimal 80 kpj di luar kota, dan 40 kpj dalam kota).


9. Mengikuti semua perintah petugas touring yang bertugas baik lisan maupun dalam bentuk kode isyarat. harus memahami apa saja Kode isyarat untuk para peserta touring.

 

Hasil gambar untuk kode isyarat touring

 

10. Tidak turut mengatur perjalanan touring kecuali petugas.


11. Dilarang mengintimidasi pengguna jalan lain (memukul, menendang, meludahi, atau bentuk lainnya). We are Bikers not Gangster. tetaplah bijak saat berkendara. semua pengguna jalan memiliki hak yang sama ketik berada di jalan. tetaplah berkendara secara bijak agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.


12. Memberikan kesempatan kepada pengendara lain yang secara terpaksa karena kondisi lalu lintas harus masuk dalam barisan konvoi.

 

13. Tidak menggunakan klakson secara berlebihan terutama pada saat kondisi macet. serta dilarang menggunakan TOA atau sirine saat touring.

 

14. Memberikan isyarat yang sopan saat meminta jalan kepada pengguna jalan lainnya, dan mengucapkan terima kasih dengan mengacungkan ibu jari.

 

15. Patuhi peraturan lalu lintas, Tetap menjaga aturan berlalu lintas yang baik. Jangan mentang-mentang rombongan banyak lalu melanggar rambu rambu lalu lintas dengan seenaknya, seperti terobos lampu merah, selip kiri selip kanan tanpa sein, berjalan berjejer dengan menghambat laju kendaraan dibelakangnya, dan jangan buang sampah seenaknya.
Jika road captain terkena lampu merah sebaiknya berhenti, meski kita rombongan banyak dan ada surat jalan.

 

Hasil gambar untuk peraturan lalu lintas

 

16. Nyalakan lampu utama dan hazard, meskipun jalan di siang hari, nyalakan semua lampu utama kendaraan agar kendaran lain yang di depan atau dari arah berlawanan dapat dengan cepat mengetahui keberadaan motor kita. Juga nyalakan hazard bagi yang sudah pasang. Untuk yang tidak ada hazard, pasang sen kanan. Sen dan hazard dinyalakan terus sepanjang perjalanan. Kalau mau diistirahatkan gunakan waktu ketika berhenti atau lampu merah. Karena itu kondisi aki harus diperhatikan sebelum berangkat.

 

17. Jangan saling menyalip kawan di depannya kecuali diperintah petugas. Touring bukan untuk saling menyalip, bukan balapan!, tapi kerapihan, ketertiban berkendara, dan kebersamaan. Bukan dilihat siapa yang sampai duluan, tapi bagaimana agar semuanya dapat selamat sampai tujuan.

 

18. Jaga jarak aman antar kendaraan, posisi motor dengan yang depan agak bersilangan (zig-zag), sehingga bisa mengantisipasi bila motor/kendaraan didepan tiba tiba melakukan manuver/rem mendadak. meskipun berkendara dalam formasi, namun menjaga jarak dengan pemotor lain harus tetap diperhatikan.

 

19. Selalu waspada dalam berkendara. Bila ngantuk berat, terjadi masalah, atau ada kerusakan motor segera beritahu petugas dengan keluar dari barisan sambil mengacungkan tangan dan membunyikan klakson panjang.

 

20. Jangan lupa beristirahat. konvoi motor yang menempuh jarak lumayan jauh, jangan pernah menyepelekan kondisi badan dan motor. Beristirahatlah secara berkala di tempat dan waktu yang telah ditentukan.

 

Hasil gambar untuk komunitascb150r surabaya istirahat

 

 

 

Hasil gambar untuk komunitas cb150r surabaya

 

foto by KCS

Versi cetak

Artikel Terkait