Cara memilih Batu Bata yang Baik

Kamis, 12 Januari 2017 10:13:50 - oleh : admin
Rating: 4.4/10 (130 votes cast)

Pasti sudah tidak asing lagi dengan bahan bangunan yang satu ini, Batu bata. Batu bata populer digunakan sebagai struktur dinding, tembok, pagar dan elemen arsitektur lainnya. Harganya yang murah dan sifatnya yang kuat membuat material ini menjadi pilihan utama saat membangun atau merenovasi bangunan.

 

Ada beberapa jenis batu bata yang tersedia di pasaran, batu bata tanah liat adalah jenis yang paling sering digunakan. Berasal dari tanah liat yang dibuat melalui proses pembakaran, jenis batu bata tanah liat terbagi lagi menjadi dua jenis, yakni bata merah dan bata muka.

1. Bata merah memiliki warna yang tidak selalu seragam namun biasanya berwarna merah kecokelatan. Teksturnya sedikit kasar dan tidak rapi serta tingkat kekerasannya yang cenderung tidak sama. Jenis bata ini sering digunakan untuk membuat dinding atau tembok yang kemudian diberi pelapis atau plesteran lagi.

2. Bata muka memiliki tekstur yang licin dan halus. Warnanya cenderung sama, yakni cokelat kemerahan. Bata jenis ini biasa digunakan untuk membuat dinding ekspos atau elemen penghias interior yang sengaja menampilkan warna dan tekstur bata tersebut.

 

Mengecek batu bata untuk memperoleh batu bata yang berkualitas prima adalah dengan melakukan pengecekan sebelum membali. apa aja sih yang perlu dicek?

 

Sebuah tes yang sederhana dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: 

1. Jika kita amati dan perhatikan banyak batu bata yang patah maupun pecah pecah rambut pada saat di toko material maka batu bata tersebut tidak baik dalam artian rapuh.

2. Dapat juga di cek dengan cara menggesekan potongan besi pada batu bata, bila muncul suara yang nyaring maka batu bata tersebut berkualitas baik dan bagus untuk pembangunan. Secara tampilan fisik/visual batu bata yang baik dan bagus adalah yang memberikan suara yang nyaring ketika diketok. Suara tidak nyaring dari batu bata menunjukkan bahwa batu bata tersebut lemah-rapuh. 

3. Cara lain dengan cara membelah atau membagi dua batu bata tersebut. Bila bagian dalam belahan batu bata tersebut berwarna merah merata maka bisa dipastikan batu bata tersebut baik, dengan alasan sudah matang pada saat pembakaran.

 4. Terasa ringan dan memiliki pori-pori yang padat. karena jika pori-pori nya lebar akan menyerap banyak air.
 

 

Versi cetak

Artikel Terkait